Selasa, 28 Oktober 2014

Apa itu Capasitor

Back to theory

Apa itu Capasitor, Kenapa Coil Gun harus menggunakan Capasitor, dan Bagaimana cara menyusun Capasitor untuk menghasilkan energi yang besar.

Definisi Capasitor
Pada dasarnya capasitor adalah piranti elektronika yang apabila dialiri arus DC akan mampu menyimpan muatan listrik. Listrik yang tersimpan sebaliknya akan dapat digunakan kembali jika ujung-ujung kutub pada capasitor diberikan beban listrik.  Inilah yang menjadi alasan kenapa capasitor digunakan dalam perancangan coil gun. Capasitor electrolit yang memiliki tegangan kerja 400 volt misalnya akan dapat diisi dengan muatan listrik sehingga bertegangan kurang lebih sama dengan tegangan kerja pada capasitor tersebut (400 volt). Banyaknya muatan listrik yang tersimpan adalah sebanding dengan capasitansi dari capasitor tersebut.

Dengan melihat fungsi capasitor yang demikian maka pada dasarnya prinsip kerja capasitor mirip dengan prinsip kerja baterai rechargeable, terus apa perbedaan baterai rechargeable dengan capasitor? Perbedaan paling mendasar antara baterai dengan capasitor adalah reaksi yang digunakan dalam sistem pengisiannya. Baterai menggunakan reaksi kimia dan capasitor menggunakan reaksi fisika. Hal ini berdampak pada:

1. Pengisian capasitor jauh lebih cepat dari pada baterai
2. Muatan pada baterai jauh lebih besar dari pada capasitor
3. Kemampuan menyimpan muatan baterai jauh lebih lama dari pada capasitor
4. Kemampuan perulangan charge and recharge pada capasitor jauh lebih tinggi dari pada baterai
5. Kemampuan pelepasan muatan pada capasitor juga jauh lebih tinggi dari pada baterai, dan
6. Hambatan dalam pada capasitor jauh lebih kecil dari pada baterai

Susunan dalam Capasitor
Capasitor tersusun atas dua pelat konduktor tipis yang berdekatan tetapi tidak bersentuhan, kemampuan capasitor dalam menyimpan muatan didasarkan atas faktor-faktor tersebut;
1.  lebar pelat, semakin lebar pelat tersebut maka semakin besar kemampuan capasitor menyimpan muatan
2. jarak antara dua pelat, semakin tipis jarak antara dua pelat maka semakin besar kemampuan capasitor
3. Isi antara dua plat, Perbedaan bidan dielektrika ini menyebabkan kemampuan capasitor berbeda, sehingga penamaan capasitor didasarkan pada apa isi dari bidang pemisah ini, ada capasitor kertas, keramik, electrolit, mika dan lain sebagainya.

Back to theory

Tidak ada komentar:

Posting Komentar